Rujukan Cepat Penghitungan PPh Orang Pribadi & Badan

Dokumen ini merombak seluruh tabel dasar angka pajak modern RI Pasca-UU HPP & PP 58/2023. Kuncian terlarang lupa di ujian: Untuk masa pajak Januari s.d. November, hitung potput gaji menggunakan TER Bulanan (PP 58/2023). Khusus Masa Pajak Desember, hitung penghasilan neto setahun dipukul Tarif Progresif Pasal 17, dikurangi akumulasi potokan TER Jan-Nov!

1. Daftar Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Berlaku untuk Wajib Pajak Orang Pribadi RI Dalam Negeri (Sesuai PMK 101/PMK.010/2016 jo. UU HPP):

Status Kode PTKPKeterangan Tanggung KeluargaBesaran PTKP Per TahunBesaran PTKP Per BulanDasar Hukum Spesifik
TK/0Tidak Kawin, Tanpa TanggunganRp 54.000.000,00Rp 4.500.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf a jo. PMK 101/2016 Pasal 1
TK/1Tidak Kawin, 1 TanggunganRp 58.500.000,00Rp 4.875.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf b jo. PMK 101/2016 Pasal 1
TK/2Tidak Kawin, 2 TanggunganRp 63.000.000,00Rp 5.250.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf b jo. PMK 101/2016 Pasal 1
TK/3Tidak Kawin, 3 Tanggungan (Maksimal)Rp 67.500.000,00Rp 5.625.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf b jo. PMK 101/2016 Pasal 1
K/0Kawin, Tanpa TanggunganRp 58.500.000,00Rp 4.875.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf b jo. PMK 101/2016 Pasal 1
K/1Kawin, 1 TanggunganRp 63.000.000,00Rp 5.250.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf d jo. PMK 101/2016 Pasal 1
K/2Kawin, 2 TanggunganRp 67.500.000,00Rp 5.625.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf d jo. PMK 101/2016 Pasal 1
K/3Kawin, 3 Tanggungan (Maksimal)Rp 72.000.000,00Rp 6.000.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf d jo. PMK 101/2016 Pasal 1
K/I/0 s.d. K/I/3Kawin + Gaji Istri Digabung (K/I/0 = Rp 112.500.000)+ Rp 54.000.000,00+ Rp 4.500.000,00UU PPh Pasal 7 ayat (1) huruf c jo. PMK 101/2016 Pasal 1

2. Tarif Progresif PPh Wajib Pajak Orang Pribadi (5 Lapis UU HPP)

Diaplikasikan untuk SPT Tahunan WP Orang Pribadi serta penghitungan masa pajak Desember (Masa Terakhir) pada PPh Pasal 21 Sesuai Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh s.t.d.t.d UU HPP Pasal 3 angka 9:

LapisRentang Penghasilan Kena Pajak (PKP per Tahun)Tarif ProgresifPerubahan Dibanding UU Lama (Sebelum UU HPP)Dasar Hukum Spesifik
Lapis 1s.d. Rp 60.000.000,00 (Enam Puluh Juta Rupiah)5%Batas atas dinaikkan dari sebelumnya Rp 50 Juta menjadi Rp 60 Juta.UU PPh Pasal 17 ayat (1) huruf a jo. UU HPP Pasal 3 angka 9
Lapis 2Di atas Rp 60.000.000,00 s.d. Rp 250.000.000,0015%Penyesuaian rentang atas kenaikan Lapis 1.UU PPh Pasal 17 ayat (1) huruf a jo. UU HPP Pasal 3 angka 9
Lapis 3Di atas Rp 250.000.000,00 s.d. Rp 500.000.000,0025%Tetap (Tidak ada perubahan tarif dan batas bawah/atas).UU PPh Pasal 17 ayat (1) huruf a jo. UU HPP Pasal 3 angka 9
Lapis 4Di atas Rp 500.000.000,00 s.d. Rp 5.000.000.000,0030%Batas atas direntang jauh s.d. Rp 5 Milyar (Sebelumnya tak terbatas di atas Rp 500 Jt).UU PPh Pasal 17 ayat (1) huruf a jo. UU HPP Pasal 3 angka 9
Lapis 5Di atas Rp 5.000.000.000,00 (Lima Miliar Rupiah)35%Bracket Baru: Ditambahkan khusus untuk kelompok kaya ultra (ultra-rich / high net worth).UU PPh Pasal 17 ayat (1) huruf a jo. UU HPP Pasal 3 angka 9

3. Kategori Tarif Efektif Rata-Rata (TER Bulanan - PP 58/2023)

Dipotong oleh pemberi kerja setiap masa pajak Januari s.d. November berdasarkan total Penghasilan Bruto Sebulan (termasuk natura/kenikmatan yang tidak dikecualikan):

Kategori TER BulananStatus PTKP yang TergabungRentang Tarif Efektif (Dari Bruto Sebulan)Dasar Hukum Spesifik
TER Kategori ATK/0, TK/1, K/0 (Batas bebas potongan 0%: Bruto Rp 5.400.000,00/bln)0% s.d. 34% (Terdiri dari 44 lapisan interval bruto bulanan).PP 58/2023 Pasal 2 ayat (2) huruf a jo. PMK 168/2023 Lampiran A
TER Kategori BTK/2, TK/3, K/1, K/2 (Batas bebas potongan 0%: Bruto Rp 6.200.000,00/bln)0% s.d. 34% (Terdiri dari 40 lapisan interval bruto bulanan).PP 58/2023 Pasal 2 ayat (2) huruf a jo. PMK 168/2023 Lampiran A
TER Kategori CK/3 (Batas bebas potongan 0%: Bruto Rp 6.600.000,00/bln)0% s.d. 34% (Terdiri dari 41 lapisan interval bruto bulanan).PP 58/2023 Pasal 2 ayat (2) huruf a jo. PMK 168/2023 Lampiran A

4. Tarif PPh Wajib Pajak Badan & Rumus Diskon Pasal 31E

Skema Tarif PPh Badan RIBesaran Tarif BerlakuKriteria Wajib Pajak & Rumus Penghitungan PKPDasar Hukum Spesifik
Tarif Umum PPh Badan22% permanenBerlaku untuk Perseroan Terbatas (PT), CV, Firma, dan BUMN dengan Omzet Peredaran Bruto pertahan Rp 50.000.000.000,00 (Lima Puluh Miliar Rupiah).UU PPh Pasal 17 ayat (1) huruf b jo. UU HPP Pasal 3 angka 9
Fasilitas Diskon 50% (Pasal 31E)11% (Diskon 50% dari 22%) atas porsi PKP dari omzet s.d Rp 4,8MBerlaku untuk WP Badan RI yang memiliki Omzet Tahunan di bawah atau sama dengan Rp 50.000.000.000,00.

Rumus Eksekusi Ujian:
Porsi PKP 11%:
Porsi PKP 22% (Jika omzet Rp 4,8 Miliar):
UU PPh Pasal 31E ayat (1) dan ayat (2) jo. SE-02/PJ/2015
Fasilitas Emiten Saham Publik (-2%)20% (Lebih rendah 2% dari 22%)Syarat mutlak: Saham persetujuan diperdagangkan di bursa saham RI (IDX) minimal 40% dipegang masyarakat publik, dimiliki oleh sedikitnya 300 pihak masing-masing , dan dipenuhi minimal 183 hari dalam 1 tahun pajak.UU PPh Pasal 17 ayat (2b) jo. PP 30/2020 Pasal 3

Dasar Hukum